Perut Anda tahu apa waktu itu. Itulah temuan baru dari tim peneliti
Australia, yang menemukan bahwa usus Anda memiliki ritme sirkadian
sendiri, seperti ritme yang mengatur kapan Anda mulai mengantuk, tidur,
dan bangun.
“Saat Anda makan, perut akan membentang dan mengaktifkan saraf-saraf
di perut Anda. Bagaimana saraf-saraf tersebut merespon tergantung dari
waktu.” itulah yang disampaikan oleh penulis sekaligus pakar nutrisi di
New York, Amanda Page, Ph.D.
Mengacaukan ritme ini mungkin menjadi salah satu alasan mengapa
orang-orang berisiko mengalami obesitas, terutama bagi mereka yang
bekerja shift malam, karena lebih banyak makan di malam hari.
Oleh karena itu, untuk menjaga agar ritme perut tetap terjaga dan
tidak keluar jalur, 4 studi berhasil menemukan trik khusus Anda seperti
dikutip menshealth.com:
Awali dengan Portein
Studi di University of Missouri menyebutkan, ketika
seseorang mengawali hari dengan sarapan telur atau makanan tinggi
protein lainnya, maka ia akan tetap kenyang menjelang makan siang,
sehingga terhindar dari pola makan berlebihan saat makan siang.
Makan Siang Sebelum Jam 3 Sore
Sebuah studi dalam International Journal of Obesity
menemukan bahwa makan siang sebelum jam 3 sore dapat membantu Anda
menurunkan berat badan dibandingkan dengan makan siang setelah lewat jam
3.
Tambahkan Lebih Banyak Protein
Mengasup 24 gram protein tiga jam setelah makan siang dapat
mengurangi rasa lapar, membuat perut kenyang lebih lama, dan membantu
mencegah makan berlebihan, menurut studi University of Missouri.
Tidur Cukup
Kurang tidur merupakan salah satu penyebab berat badan bertambah.
Orang cenderung makan lebih banyak keesokan hari jika pada malam hari ia
kurang tidur, seperti yang disampaikan tim peneliti dari University of
Illinois. Kurang tidur dapat mengakibatkan mood yang buruk yang
mengarahkan seseorang pada emotional eating. Untuk mencegahnya, dapatkan
tidur cukup 7-8 jam setiap hari.

0 Response to "Jangan Merusak Siklus Perut Kalau Tidak Ingin Gemuk"
Posting Komentar